Makassar, JagadNews.online
Pasca pelantikan serentak beberapa hari lalu, para ketua RT langsung tancap gas menyusun sejumlah program kegiatan dalam acara bertajuk pra Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan).
Bertempat di rumah sederhana, Ketua RT 01 Bontoa Biringkanaya Makassar, Idawati, membahas pra musrenbang Rabu 7 Januari 2026.
Kegiatan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, pemuda dan berbagai lapisan masyarakat.
“Hari ini kami mendengarkan langsung usulan program dari warga melalui kegiatan pra Musrenbang,’ ujar ibu dua ini.
Ada tiga agenda program yang akan dibahas dalam musrenbang tingkat kelurahan, seperti, pergantian atap seng bagi warga yang rusak parah, memaksimalkan fungsi drainase dan pemerataan bantuan sosial.
Dalam kegiatan pra musrenbang juga dihadiri Lurah Parangloe Kecamatan Tamalanrea, Ali Taufan.
Menurut lurah asal Jeneponto ini, pihaknya sangat bersyukur karena bisa duduk bersama dalam acara pra musrenbang.
“Untuk tahun ini akan ada pergantian seng rumah warga. Cuman saya minta diverifikasi warga yang mau diganti. Kami usahakan semua dan itu sudah dibicarakan dengan pihak terkait,” ujarnya.
Tentang drainase memang tidak sesuai standar dan tidak dalam. “Perlu drainase agak besar. Kendalanya adalah pembersihan drainasenya. Jadi bisa kita usulkan di Musrenbang untuk perbaikan drainase,” tegasnya.
Tentang masalah pemerataan bantuan sosial, itu sudah menjadi masalah di wilayah Parangloe ini.
“Jadi memang banyak yang tidak dapat. Mungkin bisa dicek administrasinya. Mungkin sudah meninggal suami tapi tidak update di catatan sipil atau tidak melaporkan kalau sudah meninggal,” tambahnya lagi.
Dia pun meminta agar pihak RT, untuk mendata kembali warga yang layak mendapatkan bantuan. Pihaknya mengaku hanya menginput data yang masuk di kelurahan.
Kegiatan musrenbang menjadi salah satu agenda wajib dilakukan oleh semua RT yang ada di Makassar.
Program dan usulan itu akan dibawa dan dibahas pada acara Musrenbang tingkat kelurahan.(Budi)
