Jeneponto, JagadNews.online
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun pelajaran 2025/2026 telah usai Kamis 17 Juli 2025.
Diketahui MPLS telah dilaksanakan dengan kegiatan inspiratif yang menekankan nilai karakter, literasi digital, kepedulian lingkungan, dan cita-cita masa depan.
Kegiatan diawali dengan penanaman lebih dari 120 pohon pucuk merah oleh siswa baru, guru, dan panitia.
Aksi ini sebagai bentuk komitmen sekolah terhadap penghijauan lingkungan dan pelestarian alam sejak dini.
Selain itu juga ada penyuluhan Bahaya Narkoba dan Strategi Pencegahannya oleh Kapolsek Kecamatan Kelara, Iptu Muh Kasim, S.H. Siswa diberikan wawasan penting tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, sekaligus membangun kesadaran hukum dan gaya hidup sehat.
“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan MPLS di SMKN 10 Jeneponto. Kegiatan ini tidak hanya mengenalkan sekolah, tapi juga membekali siswa dengan kesadaran moral dan sosial sejak awal,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mengikuti materi Hour of Code yang dibawakan oleh Risti Astuti Awaliyah S.Pd., Guru Informatika SMKN 10 Jeneponto sekaligus Fasilitator Hour of Code Program Sulsel Cerdas Digital.
Melalui tutorial interaktif, siswa diperkenalkan dengan dasar-dasar ilmu komputer dan pemrograman secara menyenangkan.
“Saya baru tahu kalau belajar coding bisa semudah ini seru!” ujar Muhammad Teguh, siswa baru kelas X.
Kegiatan berikutnya yaitu Penanaman Kapsul Mimpi, di mana siswa menuliskan cita-cita dan harapannya selama bersekolah di SMKN 10 Jeneponto. Harapan tersebut disimpan dalam kapsul dan akan dibuka kembali saat kelulusan.
“Penanaman kapsul mimpi membuat saya sadar bahwa saya datang ke sekolah ini membawa harapan, bukan hanya dari diri sendiri tapi juga dari keluarga,” ungkap Kaharuddin, siswa baru kelas X.
Sebelum penutupan, Ketua panitia MPLS, Ibu Hildawati, S.S., Gr., dalam laporannya menyampaikan terima kasih atas kerja sama semua pihak serta menyampaikan jumlah peserta dan rangkaian kegiatan yang telah terlaksana dengan lancar.
Sementara Kepala SMKN 10 Jeneponto, Yocang Mallombasi, S.Pd., M.Pd., saat menutup kegiatan MPLS menyampaikan apresiasi kepada peserta dan panitia yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Dia juga menyampaikan tentang 8 dimensi profil lulusan SMKN 10 Jeneponto, yaitu keimanan, kewargaan, mandiri, berkolaborasi, berkomunikasi dengan efektif, bernalar kritis, kreatif, dan kesehatan. Dengan demikian, kegiatan MPLS ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi siswa baru untuk mencapai kesuksesan di masa depan.
“Guru di sini akan mempersiapkan kalian untuk sukses dan menjadi pemimpin. Percayalah, kalian sudah benar dan keren karena memilih SMKN 10 Jeneponto!” ungkapnya.
Hari terakhir MPLS tahun ini memberi kesan mendalam siswa tidak hanya dikenalkan pada lingkungan sekolah, tetapi juga diperkaya dengan nilai kehidupan, wawasan digital, kepedulian terhadap lingkungan dan semangat untuk bermimpi.
(Zubair Rahman)
