Bantaeng, JagadNews.online
Kabar gembira mewarnai SMA Negeri 3 Bantaeng usai dua guru sukses mengukir prestasi kelulusan pada Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) tahap 2 Tahun 2025.
Kedua guru tersebut yakni, Ulvi Wardanengsih, S.Pd, guru mata pelajaran Biologi, yang mengikuti PPG di Universitas Negeri Manado, Sulawesi Utara dan Muhammad Sahlan Rifai guru Seni Budaya, yang menempuh PPG di Universitas Negeri Malang, Jawa Timur.
Kelulusan kedua guru tersebut di perguruan tinggi negeri (PTN) yang berbeda ini sebagai awal perjalanan menuju guru profesional.
Keduanya sebagai pendidik yang tidak hanya berdedikasi di ruang kelas, tetapi juga terus meningkatkan kompetensinya demi mencetak generasi bangsa yang unggul dan handal.
Kepala SMA Negeri 3 Bantaeng, Ismail, S.Pd, M.Pd, merasa bangga dan mangapresiasi atas capaian kedua guru tersebut.
“Ini adalah prestasi luar biasa, lulusnya Ulvi Wardanengsih dan Muhammad Sahlan Rifai menjadi bukti bahwa guru-guru SMAN 3 Bantaeng memiliki semangat belajar yang tinggi, serta tekad kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” sebutnya.
Kami bangga dan berharap semangat tersebut bisa diteladani kepada seluruh pendidik di sekolah, pintanya.
Sekadar diketahui bahwa PPG dan UKMPPG merupakan variabel penting dalam pembentukan guru profesional di Indonesia. Melalui program ini, guru dibekali dengan penguatan pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian sehingga dapat melaksanakan pembelajaran yang berkualitas. Kelulusan dalam UKMPPG menjadi acuan penting meraih sertifikat pendidik, yang diakui sebagai bentuk legitimasi profesionalisme seorang guru.
Sementara Ulvi Wardanengsih, S.Pd, mengungkapkan rasa syukur dan atas keberhasilan ini.
“Alhamdulillah, perjuangan panjang ini akhirnya telah membuahkan hasil, tuturnya terharu.
Dukungan dari keluarga besar SMAN 3 Bantaeng menjadi energi positif bagi saya dan Insya Allah, ilmu dan pengalaman yang saya dapatkan akan saya dedikasikan untuk kemajuan pendidikan terutama pada siswa-siswi kita, janjinya.
Hal senada diungkapkan Muhammad Sahlan Rifai bahwa rasa bangga tak dapat kami lukiskan dengan kata-kata yang pasti di lisan kami hanyalah puji syukur kepada Allah SWT dan meraih kelulusan UKMPPG.
“Ini bukan hanya capaian pribadi, tetapi juga amanah untuk terus berkarya di bidang pendidikan, khususnya dalam mengembangkan kreativitas dan kecintaan siswa terhadap seni dan budaya, terima kasih atas doa dan dukungan stakeholder,” ucapnya dengan mata yang sembab.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa SMAN 3 Bantaeng tidak hanya fokus pada peningkatan prestasi siswa, tetapi juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusianya, terutama para guru.
Bertambahnya guru yang profesional dan tersertifikasi, di harapkan mutu pendidikan di SMAN 3 Bantaeng kian meningkat, serta mampu mencetak generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia.
Keberhasilan Ulvi Wardanengsih dan Muhammad Sahlan Rifai juga menjadi inspirasi bagi rekan-rekan guru lainnya untuk terus berproses, belajar, dan berprestasi. SMAN 3 Bantaeng percaya bahwa guru yang hebat akan melahirkan siswa-siswa yang berbobot pula.(Humas SMAN 3 Bantaeng Nurdin)
