Makassar, JagadNews.online
Permainan dan laga domi belakangan ini makin membahana dan gencar khususnya di sejumlah tempat nongki terutama di warkop.
Sebelumnya, liga mini domi antar komunitas acapkali di gelar di Warkop 77 Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Makassar, demikian juga di Warkop Tuan Guru Kompleks Disdik Sulsel dan semalam Warkop Munir yang jadi tuan rumah.
Manajemen Liga Mini Domino (LMD) Sport di bawah asuhan Sadar Sandy, SHi, menggelar Liga Mini di Warkop Munir yang beralamat di Kompleks Bumi Permata Sudiang (BPS) 2 Makassar, Rabu,10 September 2025.
Khusus di Warkop Munir Liga Mini Domi ini di gelar dua putaran yang berlangsung dari sore hari hingga larut malam. Putaran pertama di ikuti 12 pasang sementara putaran kedua bertambah menjadi 13 pasang.
Di putaran pertama, keluar sebagai juara I, H Bahar/Bahtiar, juara II Ahmad/Mas Kis, dan juara IV di raih Onda/Alwi.
Malam makin dingin, semangat membaca kartu kian sengit hingga memasuki putaran II, akhirnya lahir kompetitor ulung dari Maros dengan meraih juara I Syamsi Abdillah/Anton, juara II di rebut Ahmad/Mas Kis, dan juara III jatuh pada sosok Ketua Gardu D’Bolana Hasrul Dg Naba/Alwi.
Liga Mini Domino di Warkop Munir BPS 2 ini diikuti sejumlah komunitas pencinta domi khususnya di Makassar termasuk Gardu D’Bolana, Kangen, TikiTaka Tuan Guru, dan Komunitas Domi Kamaseta Bantimurung – Maros.
Manajemen LMD Sport, Sadar Sandy, mengungkapkan bahwa, pelaksanaan liga mini semacam ini sudah kerap dilaksanakan dari Warkop ke Warkop yang ada Tamalanrea dan Biringkanaya.
“Liga Mini Domino semacam umumnya kita laksanakan di Warkop 77 Paccerakkang, dan Selasa malam kemarin kita laksananakan di Warkop Tuan Guru yang ada di Disdik Sulsel, dan Rabu malam ini di Warkop Munir BPS 2 ini,” jelas Sadar Sandy yang didampingi Suardi rekan kerjanya di Manajemen LMD Sport ini.
Pihak Manajemen LMD Sport di bawah kendali Sadar Sandy ini berecana akan melakukan roadshow Liga Mini Domino dari warkop ke warkop yang ada di Makassar, terutama warkop yang ada di wilayah Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya. (hdt)
