Gowa, JagadNews.online
SMAN 13 Gowa menggelar rapat Siklus Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada Selasa, 21 Oktober 2025.
Pertemuan berlangsung di ruang guru SMAN 13 Gowa dihadiri pimpinan sekolah, seluruh guru dan staf.
Rapat tersebut bertujuan membahas pelaksanaan dan evaluasi Sistem Penjaminan Mutu Internal di sekolah sebagai upaya peningkatan mutu pembelajaran dan manajemen pendidikan. Kepala SMAN 13 Gowa Yuliana, S.Pd, M.Pd saat membuka acara menegaskan pentingnya peran stakeholder sekolah dalam menjalankan siklus SPMI secara berkelanjutan.
Lebih lanjut di katakan bahwa pelaksanaan SPMI bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi menjadi barometer untuk memastikan bahwa setiap aspek kegiatan di sekolah berjalan sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan.
Dalam pertemuan para guru dan staf memberikan masukan, berbagi pengalaman, serta menyampaikan hasil refleksi dari kegiatan pembelajaran dan manajerial yang telah di laksanakan.
Dari diskusi ini, diharapkan akan muncul berbagai strategi dan inovasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program SPMI di masa mendatang.
Dengan rapat SPMI SMAN 13 Gowa menunjukkan langkah positif dalam mewujudkan satuan pendidikan yang bermutu, berkarakter dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik.
Pembahasan fokus pada pelaksanaan kegiatan Tes Kompetensi Akademik (TKA).
Yuliana menekankan pentingnya memaksimalkan proses pembelajaran TKA agar hasil yang diperoleh siswa dapat mencapai standar yang diharapkan.
Dia menegaskan bahwa TKA merupakan salah satu bentuk penilaian akademik yang memiliki peran penting dalam mengukur tingkat kompetensi dan kesiapan siswa. Oleh karena itu, seluruh guru diharapkan dapat memfokuskan pembelajaran pada materi-materi yang relevan dengan TKA, ujar Yuliana.
Bila diperlukan, jam pelajaran dapat ditambah atau diadakan kelas tambahan khusus sebagai bentuk pendampingan intensif bagi peserta didik.
Kepala sekolah juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar formalitas, tapi menjadi salah satu indikator dalam penilaian khusus bagi sekolah.
Untuk itu, lanjutnya kolaborasi antar guru mata pelajaran sangat urgen agar pelaksanaan pembelajaran TKA dapat berjalan efektif dan optimal.
Adapun mata pelajaran yang diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik meliputi Matematika, Kimia, Geografi, Ekonomi, Sejarah, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Sosiologi. Setiap guru mata pelajaran diharapkan menyiapkan strategi pembelajaran, bahan ajar, serta latihan soal yang sesuai dengan karakteristik ujian TKA.
Tetap bekerja sama dan kompak dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif dan terarah, sehingga siswa dapat memperoleh hasil terbaik pada pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik mendatang, ajaknya.
Usai pembahasan TKA dilanjutkan dengan pemaparan materi dalam SPMI, selain Kepala sekolah juga Wakasek Kurikulum ikut membawakan materi.(Humas SMAN 13 Gowa)
