Gowa, JagadNewa.online
Ditengah cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi hampir semua aktivitas terganggu termasuk di lingkup pendidikan.
Salah satunya di SMAN 13 Gowa, akibat dampak banjir sekolah tersebut melakukan proses pembelajaran secara daring pada Rabu, 12 Pebruari 2025.
Kendati demikian, para guru dan siswa tetap antusias demi terlaksananya proses pembelajaran dan cuaca ekstrim tidak menghambat pembelajaran secara daring.
Selain itu, SMAN 13 Gowa juga melakukan seleksi pasukan pengibar bendera (Paskibra) tahun 2025 tingkat Kabupaten Gowa dari seleksi tersebut tiga siswa laki-laki SMAN 13 Gowa lolos.
Kepala SMAN 13 Gowa Yuliana, S.Si., S.Pd. M.Pd mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap agar mereka bisa melanjutkan sampai ke tahap selanjutnya dan bisa mengukir prestasi untuk SMAN 13 Gowa.(Nurhayati)
