Gowa, JagadNews.online
Jika guru cemberut pasti muridnya lebih garang karena itulah seorang guru harus menebar senyum kepada siswa dalam rangka pembelajaran yang menyenangkan.
Di SMAN 13 Gowa misalnya, sudah menjadi agenda rutin setiap pagi hari para guru mendapat giliran piket untuk menyambut siswa-siswi dengan “senyum, salam dan sapa” atau 3S.
Adalah masing-masing M. Ridwan, Nurhayati, Fatmawati dan Roslina menjalankan tugas dengan menebar senyum khas.
Ke empat guru SMAN 13 Gowa tersebut ingin memastikan proses pembelajaran berjalan lancar dengan berinteraksi siswa dan guru agar ada keharmonisan ibarat anak dengan orang tua.
Diketahui guru piket memiliki ritme dalam menjaga keamanan, ketertiban serta kebersihan lingkungan sekolah.
Selain itu, guru memiliki tanggung jawab besar dan sense of belonging untuk menangani siswa yang bermasalah, baik itu terlambat datang ke sekolah maupun yang bersifat privasi. Dengan senyum dan sapaan hangat, mereka menciptakan suasana nyaman dan kondusif untuk belajar.
Kegiatan ini juga wujud komitmen SMAN 13 Gowa dalam menerapkan nilai humanis, kekeluargaan dan keimanan di lingkungan sekolah.
Guru piket harus jadi teladan bagi siswa dalam merefleksikan kepedulian dan tanggung jawab. SMAN 13 Gowa terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang ideal bagi siswanya.(Tim Humas SMAN 13 Gowa)
