Wajo, JagadNews.online
Spektakuler, dua siswa-siswi SMAN 2 Wajo akan menghadapi ajang nasional babak semifinal final Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Astronomi yang akan berlangsung pada 11 September 2025.
Kedua murid SMAN 2 Wajo yang menorehkan prestasi adalah, Muhammad Ridhowan dan Nurul Azkia yang sukses menembus babak semi final Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 bidang Astronomi.
Berdasarkan pengumuman resmi Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), dari 2.940 peserta OSN Astronomi se-Indonesia, hanya 100 siswa terbaik yang berhak lolos ke babak semi final tingkat nasional. Menurut Plt Kepala SMAN 2 Wajo A.Mustan, S. Pd, M.A.P alhamdulillah dua siswa SMAN 2 Wajo berhasil masuk dalam daftar prestisius tersebut, ujarnya.
“Ini adalah kesyukuran dan kebanggaan besar bagi sekolah kami, karena dari 17 finalis OSN asal Sulawesi Selatan, hanya ada dua siswa di bidang Astronomi, dan keduanya merupakan siswa SMAN 2 Wajo,” ungkapnya lagi.
Lebih lanjut A.Mustan mengungkapkan SMAN 2 Wajo tercatat sebagai satu-satunya sekolah di Kabupaten Wajo yang sukses meloloskan siswanya ke tingkat nasional tahun ini khususnya pada ajang OSN Bidang Astronomi.
Prestasi ini tentu tidak lepas dari peran para guru pembimbing yang penuh dedikasi, termasuk Hj. Haeriah, S.Pd., M.Si, yang selama ini mendampingi siswa dalam persiapan OSN.
“Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras, doa dan dukungan semua pihak.
Kami berharap Ridhowan dan Azkia bisa memberikan yang terbaik di babak semi final nanti, bahkan mampu membawa nama Wajo dan Sulawesi Selatan ke tingkat final nasional,” tutur Hj. Haeriah.
OSN 2025 sendiri diikuti lebih dari 19 ribu peserta dari seluruh Indonesia di sembilan bidang sains: Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Geografi, Kebumian dan Informatika. Dari jumlah tersebut, hanya 900 siswa terbaik yang dipilih untuk melaju ke semi final.
Berdasarkan jadwal resmi, semi final OSN tingkat SMA akan digelar 11 September 2025 secara daring melalui platform Moodle di laman resmi OSN. Sebelumnya, peserta wajib mengikuti technical meeting pada 3 September dan uji coba sistem pada 4 September.
Setiap peserta juga diwajibkan memenuhi ketentuan teknis, termasuk pengawasan ketat dengan kamera pengawas (proctoring) dan perangkat khusus.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa SMAN 2 Wajo terus berkomitmen melahirkan generasi berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan glibal.(Wakasek Humas SMAN 2 Wajo, Dr. Tammulis)
