Makassar, JagadNews.online
Sistem kerja fleksibel yang diselesaikan tugas dari lokasi manapun tanpa hadir di kantor memang baik untuk efisiensi, hanya sedikit menghambat bagi masyarakat yang tiba-tiba butuh pelayanan.
Sebagaimana di ketahui bahwa sistem WFA (Work From Anywhere) memang sudah lama di terapkan Pemerintah kepada para OPD terutama Disdik Sulsel khususnya pada setiap hari Rabu.
Namun sayangnya, masyarakat atau guru/ASN di sekolah lupa jadwal tersebut sehingga mereka tetap datang di kantor untuk sebuah urusan kedinasan, sebab tidak semuanya bisa ingat jadwal WFA.
Salah satu guru SMKN 6 Makassar Muhrayani datang di Kantor Disdik Sulsel Rabu, 8 Juli 2026 untuk menyetor berkas kenaikan gaji berkala (KGB).
Kami datang untuk menyetor berkas KGB, tapi ternyata sepi, ujarnya.
Muhrayani yang duduk di kursi pelayanan nampak bingung karena sepi dan tak satupun pegawai di deretan kursi pelayanan.
Pak, kenapa hari ini tidak ada pegawai padahal kami ingin menyetor berkas, tanyanya pada media ini.
Tiba-tiba salah satu staf bagian umum Disdik Sulsel Fahran muncul dan akhirnya menemukan solusi.
Saat berbincang dengan Fahran, Muhrayani mengatakan akan menyetor berkas KGB, lalu Fahran mengarahkan untuk naik di lantai dua bagian keuangan bahkan Fahran mengantarnya hingga ke lantai dua, terima kasih atas bantuannya pak, tuturnya.
Sebelumnya sedikit kesal, akhirnya Muhrayani lega dan sumringah saat berkasnya sudah disetor ke bagian keuangan.
Menurut Muhrayani, dirinya tidak tahu kalau hari Rabu itu WFA di Disdik sehingga kami datang, tetapi mestinya yang namanya WFA kan tetap ada pelayanan meski tidak langsung, tapi kepada siapa kita hubungi, tanyanya lagi.
Selain itu, Kepala SMAN 15 Makassar Laenre juga terlihat ingin mendapatkan pelayanan, tetapi mungkin lupa kalau hari Rabu Disdik lagi WFA.
Laenre datang juga ingin mendapatkan informasi soal anggota PPPK di sekolahnya yang akan berakhir masa kontraknya pada Januari 2027 mendatang.
Saya datang ingin menanyakan status PPPK di sekolah kami, sebab akan berakhir kontraknya pada Januari 2027, sementara katanya usia pensiunnya bakal berakhir pada sekitar jelang akhir 2027, akhirnya Kepala SMAN 15 Makassar ini juga meninggalkan kantor Disdik dan akan datang esok untuk bertemu di bagian GTK, katanya.
Salah satu pejabat Disdik yang di konfirmasi media ini juga tidak merespon.(yun)
