Gowa, JagadNews.online
SMAN 13 Gowa menggelar kegiatan “Implementasi Siklus SPMI dan Integrasi Program Prioritas” yang dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026, bertempat di Ruang Guru SMAN 13 Gowa.
Kegiatan tersebut penting untuk memperkuat budaya mutu sekaligus memastikan program-program prioritas dilaksanakan berdasarkan kebutuhan dan kondisi riil sekolah.
Kegiatan difasilitasi guru SMAN 13 Gowa Fawzan Suma dan diikuti pendidik serta tenaga kependidikan SMAN 13 Gowa.
Diawali dengan Pembukaan dan Refleksi Pembelajaran
Kepala SMAN 13 Gowa, Yuliana saat membuka kegiatan mengajak seluruh peserta untuk melihat kembali proses pembelajaran yang telah berlangsung, mengidentifikasi capaian yang telah diperoleh, serta menemukan berbagai aspek yang masih membutuhkan penguatan dan perbaikan.
Yuliana menyebut bahwa, refleksi menjadi bagian penting membangun kesadaran kolektif bahwa peningkatan mutu pendidikan merupakan tanggung jawab seluruh warga sekolah. Setiap pendidik dan tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas dan memberikan dampak positif bagi perkembangan peserta didik.
Dalam pemaparan materi inti oleh Fawzan Suma mengajak untuk memahami bahwa SPMI bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan sebuah proses perbaikan mutu yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Siklus tersebut mencakup pemetaan kondisi sekolah, perencanaan program berdasarkan prioritas, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta tindak lanjut perbaikan.
Penerapan siklus tersebut, setiap program sekolah diharapkan memiliki dasar yang jelas, sasaran yang terukur, serta dapat dievaluasi untuk mengetahui tingkat keberhasilannya
Selain itu, salah satu bagian penting dalam kegiatan adalah analisis Rapor Mutu SMAN 13 Gowa Tahun 2026. Analisis dilakukan untuk melihat capaian mutu sekolah sekaligus mengidentifikasi indikator yang masih membutuhkan perhatian dan peningkatan.
Berdasarkan hasil analisis, terdapat beberapa aspek yang perlu menjadi fokus perbaikan bersama, khususnya pada indikator literasi, numerasi, dan karakter murid.
Ketiga aspek tersebut dipandang penting karena memiliki keterkaitan erat dengan kemampuan peserta didik dalam memahami informasi, memecahkan masalah, menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari, serta membangun sikap dan karakter positif.
Hasil analisis rapor mutu tersebut kemudian menjadi dasar untuk melakukan refleksi dan menentukan langkah strategis dalam pengembangan program prioritas sekolah. Dengan demikian, perencanaan program tidak hanya berdasarkan asumsi, tetapi data dan kebutuhan nyata yang teridentifikasi melalui rapor mutu.
Pembahasan berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan refleksi bersama. Para peserta diberikan ruang untuk menyampaikan pengalaman, tantangan, serta gagasan terkait upaya peningkatan literasi, numerasi, dan karakter murid dalam proses pembelajaran maupun kegiatan sekolah.
Hasil analisis diharapkan menjadi titik awal bagi SMAN 13 Gowa untuk menyusun tindak lanjut yang lebih terarah. Penguatan literasi dan numerasi tidak hanya menjadi tanggung jawab guru mata pelajaran tertentu, tetapi perlu diintegrasikan dalam berbagai proses pembelajaran. Demikian pula penguatan karakter murid perlu menjadi bagian dari budaya sekolah dan keteladanan seluruh warga sekolah.
Melalui kegiatan ini, seluruh warga SMAN 13 Gowa diharapkan memiliki pemahaman dan komitmen yang sama untuk menjalankan siklus peningkatan mutu secara konsisten: merencanakan berdasarkan data, melaksanakan dengan komitmen, mengevaluasi secara objektif, dan melakukan tindak lanjut secara berkelanjutan.
Ke depan, SMAN 13 Gowa diharapkan mampu menjadikan hasil Rapor Mutu 2026 sebagai pijakan dalam menentukan program-program prioritas yang benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan perkembangan peserta didik.
Kolaborasi warga sekolah menjadi kunci dalam mewujudkan perubahan tersebut. Dengan semangat bergerak bersama, berbasis data, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan, SMAN 13 Gowa diharapkan semakin mampu menghadirkan pendidikan yang bermutu, relevan, dan berpihak pada kebutuhan murid.(Humas SMAN 13 Gowa)
