Makassar, JagadNews.online
Spektakuler, speedboat made in SMKN 9 Makassar lahir dari anak SMK melalui Teaching Factory/TeFa kompetensi keahlian Teknika Kapal Penangkap Ikan (TKPI) SMKN 9 Makassar.
Selain sukses memproduksi kapal speedboat berbahan fiberglass juga SMK Keunggulan ini mencetak kolam/bak fiber untuk budidaya ikan baik yang berbentuk bundar maupun kotak, trash bin fiber, kotak obat, cool box fiber tempat penyimpanan ikan hasil tangkapan telah dapat di produksi dengan nama Salapang Makassar Teknika (SMART).
Plt Kepala SMKN 9 Makassar, Sigit Hendra Waskita mengungkapkan harapannya terkait program bantuan pemerintah pengembangan TeFa reguler tahun 2025 di SMKN 9 Makassar khususnya pada kompetensi keahlian TKPI, bahwa ini merupakan wujud nyata komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran berbasis industri. “Kami mendukung penuh program ini karena memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kompetensi, karakter kerja dan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja,” ujar Sigit.
Kami berharap TeFa terus berkembang dan menjadi kebanggaan sekolah serta bermanfaat bagi masyarakat luas.
Sementara Ketua Kompetensi Keahlian TKPI sekaligus Ketua Tim TeFa, Panca Wardana mengatakan keberhasilan membangun speedboat dan alat perikanan dan kelautan berbahan fiberglass atas kerjasama aktif seluruh guru, staf TU dan siswa-siswa TKPI serta dukungan industri, utamanya PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar atau sekarang dikenal dengan nama IKI Shipyard serta support dari BPPMPV-KPTK Gowa.
Ini merupakan kado akhir tahun 2025 yang sangat luar biasa dan membahagiakan bagi kami seluruh civitas akademika SMKN 9 Makassar beserta stakeholder, jelas Panca.
Lanjut Panca bahwa, keterlibatan stakeholder baik PT. Industri Kapal Indonesia maupun dari BPPMPV-KPTK Gowa sangat besar dalam kesuksesan pelaksanaan program pengembangan TeFa reguler tahun 2025.
Dimulai kegiatan sosialisasi program TeFa, perencanaan dan pengembangan produk, modul ajar, guru tamu dari industri, magang guru di industri, uji kompetensi guru, pelaksanaan produksi dan layanan pemasaran, pengadaan peralatan pendukung TeFa, hingga evaluasi program TeFa, semua melibatkan industri.
Senada dengan itu, GM SDM PT. Industri Kapal Indonesia, Junaedi mengatakan bahwa kegiatan pengembangan TeFa reguler di SMKN 9 Makassar tahun 2025 kami terlibat langsung mulai dari awal hingga akhir kegiatan dan kami selalu mendukung dan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada siswa maupun guru TKPI SMKN 9 Makassar yang ingin belajar secara langsung baik praktik kerja lapang (PKL), pengembangan TeFa, magang guru kejuruan maupun sertifikasi kompetensi, utamanya terkait dengan bidang spesialisasi kami di industri perkapalan.
Terpisah, Kepala BPPMPV-KPTK Gowa Lismanto mengapresiasi pembangunan kapal speedboat yang diberi nama “Taruna Muda TKPI I” dan memberi semangat.
Harus berani memulai dari hal yang sederhana, terus kita tingkatkan hingga memberikan manfaat bagi siswa-siswi kita. Ayo, kita bangun sama-sama TeFa di SMKN 9 Makassar, ajaknya.
Kerisma Nur Islami, siswa kelas X TKPI yang terlibat dalam pembuatan Kapal Taruna Muda mengatakan bahwa dibawah bimbingan instruktur dari PT. IKI dan pendampingan dari guru-guru kami yang kompeten, saya semakin paham tentang bagaimana proses produksi sebuah kapal speedboat berbahan fiberglass, dari proses perancangan, persiapan alat dan bahan, teknik memotong Mat dan Roving, bagaimana perbandingan campuran resin dan katalis yang baik, pemasangan Mat dan Roving yang benar, pemasangan lunas dan gading-gading kapal, hingga ke finishing dan cara-cara pemasarannya.
Lebih lanjut Kerisma menerangkan bahwa, saya bersama teman-teman di jurusan TKPI SMKN 9 Makassar sangat bersemangat dan siap mengembangkan TeFa Salapang Makassar Teknika (SMART) dan jika ada pengusaha atau orang pribadi yang berminat memesan dan membuat speedboat atau kapal fiber, silahkan datang dan berkunjung ke TeFa kami di SMKN 9 Makassar yang beralamat di jalan Salodong No 99, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulsel atau kontak 085298075555, jelas Kerisma.(*)
