Sinjai, JagadNews.online

Kegiatan Talkshow dan Showcase batch 2 yang di gelar Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai berlangsung sukses, Sabtu 29 November 2025.
Talkshow dan Showcase dengan tema Praktik Baik, Implementasi Pembelajaran Mendalam/Deep Learning tersebut berlangsung di Auditorium HM.Amir Said Kampus Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Jalan Sultan Hasanuddin Kabupaten Sinjai.
Ratusan guru/pendidik dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Sinjai bersua dan antusias mengikuti perhelatan edukatif yang meriah.
Peserta yang hadir dari perwakilan sekolah pada jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat.
Kegiatan tersebut bertujuan gelar wicara serta memamerkan hasil inovasi pembelajaran serta membangun ruang diskusi antar-guru terkait metode pengajaran yang tidak hanya mengejar ketuntasan materi, tetapi juga pemahaman mendalam siswa.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai Irwan Suaib, S.STP., M.Si., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini amatlah penting sebagai momentum transformasi pendidikan di Sinjai, ujarnya.
“Kita ingin memastikan bahwa proses belajar di kelas tidak sekadar transfer pengetahuan, tetapi membangun kompetensi berpikir kritis dan kreatif siswa, tambah mantan Kabag Humas Pemkab Sinjai itu.
“Melalui showcase ini, kita melihat bukti bahwa guru-guru di Sinjai, dari jenjang PAUD hingga Menengah Atas, mampu menerapkan pembelajaran mendalam (Deep Learning) yang bermakna,” sambungnya.
Dalam sesi showcase, stand pameran menampilkan berbagai karya siswa dan alat peraga edukatif hasil kreativitas guru.
Hadir pada kegiatan ini antara lain, Kadis Pendidikan Sulsel yang di wakili Koordinator Pengawas, perwakilan dari BBGTK Sulawesi Selatan serta kepala sekolah TK, SD, SMP dan SMA.
Pengunjung tampak antusias mengamati bagaimana konsep abstrak diubah menjadi proyek nyata oleh para siswa.
Sementara itu, sesi Talkshow menghadirkan narasumber dari guru penggerak dan praktisi pendidikan yang telah sukses menerapkan praktik baik tersebut.
Diskusi berlangsung hangat membahas tantangan dan strategi scaffolding (pemberian dukungan bertahap) agar siswa mampu mencapai level pemahaman yang kompleks.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat kolaborasi antar-sekolah khususnya di Kabupaten Sinjai untuk terus berinovasi menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada murid.(Laporan Guru SMAN 2 Sinjai, Surianah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *