Makassar, JagadNews.online
Bongkar pasang mewarnai Pelaksana tugas (Plt) kepala SMA, SMK dan SLB se-Sulsel.
Menyikapi hal tersebut, Direktur LSM Lemkira Risal Noma menegaskan bahwa penggantian dan pengangkatan Plt kepala sekolah saat ini makin tak karuan.
Menurutnya, ini fenomena kritis apalagi saat ini memasuki tahun pelajaran baru semestinya pemerintah atau pemangku jabatan harus mengambil keputusan cerdas dan terbaik untuk mengangkat kepala sekolah defenitif dan bukannya mengisi kembali Plt dengan Plt, itu artinya catatan hitam dalam dunia pendidikan, tegasnya.
Risal Noma yang dikenal vokal ini bahkan mempertanyakan apa legal standingnya mengangkat Plt dengan mengganti Plt kepala sekolah.
“Mana hasil seleksi bakal calon kepala sekolah (BCKS) yang di godok mulai pada September 2025 lalu dan kenapa bukan hasil seleksi BCKS yang diangkat dan di SK kan sebagai defenitif,” tanyanya
Dia menambahkan, mengulur pengangkatan kepala sekolah defenitif itu apa alasannya dan mengangkat Plt dengan mengganti Plt atau istilah bongkar pasang juga apa dasarnya, itu yang harus dijawab pihak pengambil keputusan.
Sementara Plt Kabid GTK Disdik Sulsel Anshar yang dikonfirmasi media ini mengungkapkan jumlah Plt kepala sekolah saat ini se Sulsel sebanyak 128.
Saat ditanya soal penggantian Plt dengan Plt kepala sekolah, Anshar mengamini.
“Untuk penggantian Plt kepala sekolah memang ada, tapi terkait dengan Plt dengan Plt dan bukan BCKS, lalu dia mengatakan bisaki konfirmasi langsung dengan Kadis Pendidikan, tapi beliau lagi umroh,” ujar Anshar melalui pesan singkat kepada media ini Sabtu, 11 Juli 2026.
Sementara Kadis Pendidikan Sulsel Iqbal Nadjamuddin yang dikonfirmasi media ini juga tak memberi jawaban.(yun)
