Makassar, JagadNews.online

SMK Negeri 9 Makassar menggelar kegiatan Pra Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Kepala SMKN 9 Makassar Sigit Hendra Waskito, ST, M.Si saat membuka kegiatan Pra MPLS mengatakan bahwa, pendidikan yang berkualitas akan dicapai jika semua stakeholder ikut mendukung, terutama orang tua siswa.
Guru senior SMKN 9 Makassar ini lebih jauh menjelaskan kita ingin sekolah menjadi ramah dan humanis, menyenangkan, membahagiakan siswa karena itu dalam agenda MPLS itulah akan mewujudkan MPLS yang ramah sekolah, katanya.
Sigit juga menyebut bahwa, bahwa kendati SMKN 9 Makassar sekolah pinggiran tetapi dalam perjalanan waktu sekolah terus meningkat baik prestasi maupun jumlah siswa.
Animo masyarakat tetap tumbuh dan antusias mendorong anaknya untuk masuk di SMKN 9 Makassar dan alhamdulillah tahun ini pendaftaran murid baru terus meningkat, katanya.
Selain itu, Sigit juga menjelaskan saat dirinya diamanahkan memimpin SMKN 9 Makassar, tradisi menahan ijazah murid di putus total.
“Sejak saya memimpin di sekolah ini kami langsung memutus mata rantai soal penahanan ijazah murid dan tak satupun murid yang tertahan ijazahnya, kami memberikannya tanpa syarat,” jelasnya.
Tidak ada gunanya ijazah murid di tahan justru itu akan menambah beban sekolah dan mengubur kepercayaan masyarakat/public of trust sehingga sungkan untuk masuk di SMKN 9 Makassar yang beralamat di Jalan Salodong, Kelurahan Untia Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar.
Kepala sekolah yang dikenal disiplin dan pekerja ini ingin sekolah yang dipimpinnya melahirkan banyak murid yang punya skill dan kompetensi menuju dunia kerja.
Sekadar diketahui untuk kegiatan MPLS yang akan berlangsung tanggal 13 – 17 Juli 2026.
Sigit mengharapkan siswa dapat mengikuti dengan disiplin dan lancar.
Dia juga berharap agar pola kebersihan sekolah terus di lestarikan.
Adapun jumlah murid baru yang akan mengikuti MPLS sebanyak 138 orang dibawah koordinator acara Wakasek Kesiswaan Rosliana.
Acara MPLS juga akan menghadirlan pemateri dari BPSDM Sulsel dengan inti materi seputar pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah, tandas Sigit kepada media ini Jumat 10 Juli 2026.(yun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *