Makassar, JagadNews.online

Puluhan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), yang mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG), meluncurkan inovasi baru di SMAN 22 Makassar, Kamis (19/9/2024).
Disekolah tersebut para mahasiswa meluncurkan program Hidroponik berbasis Internet of Things (IoT).
Menurut salah seorang mahasiswa, Erwin Ardiansyah, mengatakan terpilihnya SMAN 22 Makassar sebagai sekolah pertama, karena sekolah ini termasuk dalam program Adiwiyata.
“Selama ini sekolah tersebut memanfaatkan lingkungan sekolah untuk penanaman tanaman sayuran hijau,” ungkap Erwin.
Atas kondisi tersebut pihaknya mengambil kesempatan untuk membuat projek, dengan membuat hidroponik dengan mengintegrasikan sentuhan teknologi di dalamnya.
“Maka lahirlah program hidroponik berbasis IoT. Kenapa? Karena didalam hidroponik itu ada nutrisi yang terkandung. Sehingga kita bisa pantau melalui smartphone, sehingga menghasilkan hasil panen yang bagus,” paparnya.
Menurut Muhamad Hisyam, mahasiswa yang meluncurkan program itu bahwa, program tersebut bisa menginspirasi peserta didik.
“Bukan hanya peserta didik tetapi bisa juga berdampak pada lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar,” tuturnya.
Adanya peluncuran tersebut disambut positif Kepala SMAN 22 Makassar, Drs. Junaid, M.Pd.
“Kita tentu sangat berterima kasih kepada mahasiswa PPG UNM yang telah bekerja bagus dengan mengambil projek kepemimpinan, dengan program sistim hidroponik berbasis IoT,” tandas mantan Kepala SMKN 1 Takalar.
Setelah sehari melaksanakan aksi demonstrasi kepada siswa, para mahasiswa akan kembali ke kampus dan akan menindaklanjuti kegiatan tersebut dalam bentuk kegiatan workshop.(PPID Disdik Sulsel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *