Makassar, JagadNews.online
Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan manajemen dapodik versi 2026.a masih terus berlangsung hingga lebih sepekan di Hotel Dalton Makassar.
Untuk kedua kalinya Kadis Pendidikan Sulsel Iqbal Nadjamuddin bertatap muka ratusan kepala sekolah SMA, SMK dan SLB baik negeri maupun swasta kembali memberi pencerahan. Kadisdik Iqbal Nadjamuddin kembali menyampaikan soal pentingnya dapodik di hadapan ratusan kepala sekolah Minggu, 23 Agustus 2026.
Kami saat rapat di Kementerian Pendidikan pembahasan dapodik selalu menjadi barometer sekolah karena itu Kementerian akan membaca dapodik dan hal itu harus di sampaikan kepada teman kepala sekolah, ujarnya.
Selain itu Kadis juga menjelaskan bahwa, bimtek dapodik bukan hanya sekolah negeri tetapi juga melibatkan sekolah swasta sebab banyak unek-unek serta keluhan yang harus dia sampaikan, sehingga harus dibangun kolaborasi agar agenda dan program peningkatan pendidikan tercapai.
Mari manfaatkan semua ha-hal l yang sangat penting terkait soal kesempurnaan dapodik sekolah, ajaknya.
Kolaborasi harus diperkuat dan di permantap agar tersampaikan kepada operator nya.
Kita konsen kepada data, karena pemerintah pusat sudah membuat satu data secara terintegrasi semua.
Data agar diperkuat dan apa yang disampaikan semua tergambar dengan baik khususnya dalam memperoleh bantuan.
Sementara Kepala SMAN 12 Sinjai Abdul Waris Ahmad yang dikonfirmasi menyambut baik kegiatan ini. Mantan Kepala SMAN 2 Sinjai ini mengatakan bimtek ini sekaligus memperkenalkan aplikasi terbaru kepada operator dapodik.
Hal yang sama diungkapkan Kepala SMKN 11 Bulukumba Sayed Khaidir bahwa kegiatan ini sangat penting untuk memahami tugas operator dapodik agar dalam tugasnya tidak mengalami kesulitan, jelasnya.
Sekadar diketahui bahwa bimtek ini memasuki tahap kedua yang diikuti kepala sekolah dan operator dapodik dari Kabupaten Sinjai, Bulukumba, Bantaeng, Takalar, Jeneponto, Bone, Barru, Pinrang serta Parepare dan setiap tahap atau angkatan mengikuti kegiatan selama tiga hari.(yun)
