Makassar, JagadNews.online
Yayasan Al-Fityah Makassar Rumah Qur’an Al Kautsar Kota Makassar menggelar wisudawan-wisudawati Tahfidz Qur’an di Gedung HMS Pondok Madinah, Jalan Perintis Kemerdekaan KM.09 Makassar, Sulsel Sabtu, 31 Mei 2025.
Antusias para santri-santriawati yang di dampingi kedua orang tua terlihat pagi dengan wajah sumringah.
Lantunan shalawat badar serta syair religius terus menggema di dalam ruangan sebagai simbol keIslaman menambah semarak kegiatan wisuda tahfidz.
Menurut Ketua panitia Fandi Ahmad, S. Ag melaporkan bahwa sebanyak 62 santri-santriawatihadir dalam acara wisuda tahfidz yang terdiri dari tingkatan sekolah TK Islam Terpadu (TKIT) SD-IT serta SMP-IT Al Kautsar Makassar dan dari 62 siswa tersebut di antaranya telah menghafal juz 27, 28, 29 dan juz 30.
Fandi Ahmad berharap agar anak-anaku sekalian tetap bersemangat untuk meningkatkan hafalannya.
Sementara Ketua Rumah Qur’an (RQ) Ustad Syamsuddin S, S.Pd dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini untuk terus memacu anak-anak kita dalam menghidupkan Alqur’an dengan hafalan yang tartil dan benar.
Mari selalu kita memulai sesuatu dengan niat, sehingga apa yang kita lakukan bernilai ibadah juga yang terpenting mengajar dengan mengharapkan ridho kepada Allah SWT. Kuncinya dekat dengan Alquran dan mengajak kepada para santri untuk terus menghafal Alqur’an, ujar Ustad Syamsuddin.
Demikian juga Ketua Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Prov Sulsel Ustazah Masita Dasa, S.Sos, M.Pd.I. mendorong para semua agar menjadikan Alqur’an menjadi pengingat dan selalu menjaga sholat baik di saat ramai maupun saat sendiri dan dengan kegiatan ini kami merasa berbangga dan bahagia melihat semangat para santri dan orang tua serta para jajaran pengajar dan pengasuh Al Kautsar.
Mari kita secara bersama-sama terus bersinergi memajukan SIT.
Jadilah penghafal Alqur’an yang handal tanpa memandang darimana strata dan status sosialnya dari pemimpin, birokrat, hingga pengusaha jadilah penghafal Alquran, ujarnya.
Hal yang sama diungkapkan Ketua Yayasan Al Fityah Makassar dr.Ahmad Yasin, S.Ked atau yang mewakili juga mengungkapkan bahwa, kegiatan religius ini sangatlah penting terutama bagi anak-anaku semua yang tengah menimba ilmu dan memperdalam hafalan Alquran.
Menurutnya, salah satu ciri mencintai Alquran adalah mesti memiliki Alquran setelah itu membacanya, jadikan anak kita yang memberi hadiah di akhirat kelak, tuturnya.
Acara ditutup dengan tausyah dan doa oleh Ustad Fathullah Fathoni Al Hafidz
Dalam tausyahnya Ustad Fathullah Fathoni mengatakan semoga kita semua yang hadir di sini memperoleh syafaat termasuk para guru-guru yang terus memberikan bimbingan dan arahan kepada santri untuk menghafal Alquran.
Jaga kauniah Alquran, sering-seringlah bersama Alquran.
Intensifkan dirimu bersama Al Quranul Karim, katanya.
Untuk mendapatkan ilmu maka bersihkan hati dan bingkai fisikmu dengan akhlak, ungkapnya.
Dalam wisuda tahfidz para santri/wati satu persatu mendapat giliran menaiki panggung untuk pengalungan medali serta pemberian sertifikat penghargaan.
Usai acara para santri foto bersama dan membaur dengan para ustad dan ustadzah serta meminta maaf kepada orang tua masing-masing.(yun)
