Sinjai, JagadNews.online
Pasca penganiayaan yang di alami Mauludin guru SMAN 1 Sinjai yang dilakukan oknum siswa berinisial MF sekitar lebih sebulan lalu hingga kini masih dalam proses hukum di kepolisian Sinjai.
Kepala SMAN 1 Sinjai Dra.Suardi, M.Pd yang dikonfirmasi media ini menjelaskan bahwa, kasus penganiayaan yang menimpa salah satu Wakasek kami masih berproses dan belum selesai, ujarnya melalui chat yang dikirim pada senin, 20 Oktober 2025.
“Dulu wajib lapor dan sekarang kami tidak tahu, apalagi saat ini mantan siswa kelas XII 2 SMAN 1 Sinjai tersebut sudah di keluarkan melalui rapat dewan guru sehingga secara otomatis tidak lagi mengikuti proses belajar-mengajar, tulis Suardi lagi.
Bagaimana soal nasib siswa soal pendidikannya, Suardi mengaku tidak tahu, yah sejauh ini kami tidak tahu lagi.
Sementara Mauludin yang jadi korban penganiayaan Suardi berujar bahwa, yang bersangkutan kan korban sehingga dalam kasus yang lalu dia melaporkan ke aparat penegak hukum selaku korban dan setahu saya laporan Mauludin tidak di cabut, katanya.
Soal kondisi Mauludin sudah membaik dan sudah aktif kembali mengajar seperti biasa.
Sementara nasib siswa hingga saat ini lagi-lagi Suardi tidak tahu-menahu karena semua masih berproses, tutupnya.
Sementara Kepala Tata Usaha Cabdis Wilayah V Bulukumba,, Bantaeng, Sinjai Ruslan menyebutkan bahwa, kejadian yang menimpa guru SMAN 1 Sinjai telah melaporkan langsung kepada pimpinan yakni, Disdik Sulsel.
Yah, pasca kejadian tersebut pihaiknya sudah menyampaikan secara tertulis kepada pimpinan di Makassar.
Dia juga prihatin atas kejadian tersebut dan berharap agar hal seperti ini tidak terulang lagi.(yun)
