Makassar, JagadNews.online
Tangis keluarga dan kerabat tiba-tiba pecah saat mobil ambulance dengan nopol DC 9046 E, memasuki rumah duka di Blok H No 335 Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Makassar, Rabu pagi, 31 Desember 2025.
Innalillahi wainna ilaihi raji’uun, takdir Allah melebur jadi satu, almarhum Abdul Mutalib warga BTP Makassar tewas dalam tragedi kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di jalan trans Sulawesi, Prov Sulbar-Sulawesi Tengah.
Informasi yang di terima media ini dari pihak keluarga bahwa kecelakaan maut yang terjadi Selasa 30 Desember 2025 siang kemarin saat almarhum bersama keluarga dengan kendaraan pribadi mengunjungi kerabatnya di Sulteng dan Pasangkayu Sulbar, sekaligus menengok kebun miliknya.
Namun naas, sepulang almarhum dari kerabatnya di Donggala Sulteng dan menuju arah Makassar, almarhum dan rombongan sejenak menepi dan memarkir mobilnya di pinggir jalan tepatnya di wilayah Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar).
Saat itu almarhum Abdul Mutalib, menyeberang jalan hendak membeli lauk di salah satu rumah makan, yang rencananya akan di cicipi usai tiba di rumah kebun miliknya di daerah Pasangkayu, namun taqdir berkehendak lain.
Praaak, bagai petir menyambar di siang bolong, almarhum tertabrak mobil box yang melintas dan meninggal di TKP.
Kabar duka ini pun menyebar di kalangan keluarga, termasuk anak istrinya di BTP Makassar.
Kabar duka tersebut di umumkan dan terdengar di menara Mesjid Jannatul Firdaus BTP Blok H Lama pada sekitar pukul 17.00 sore hari.
Almarhum kini di semayamkan di rumah duka selanjutnya akan disholatkan lalu di makamkan hari ini di tanah kelahirannya di Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo.
Ketua RW 11 BTP Blok H Lama, Suardi, SE, M.Si yang hadir melayat mengungkapkan bahwa almarhum adalah sosok yang baik, sabar dan bersahaja.
Menurut Suardi, almarhum merupakan pribadi yang saleh dan itu terlihat dari keseharian kita bersama jamaah Mesjid Jannatul Firdaus yang selalu merapatkan shaf di mesjid.
Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya Abdul Mutalib, Insya Allah husnul khotimah dan kepada keluarga yang ditinggalkan agar di berikan ketabahan iman, ujarnya yang di aminkan sejumlah warga dan jamaah mesjid, termasuk Imam Rawatib Mesjid Jannatul Firdaus Ir. H.Nurdin Said.
Suasana rumah duka cukup ramai, juga terlihat Legislator Makassar dari PPP H.Meinsani Kecca.
Pria yang akrab di sapa H.Sani ini kendati sibuk mengunjungi warga yang juga berduka, dia sempat hadir di tengah keluarga almarhum dan mengucapkan belasungkawa.
Selamat jalan saudaraku Abdul Mutalib semoga Allah memberi tempat yang layak di sisiNya.(yun)
