Makassar, JagadNews.online
Takdir Allah melebur jadi satu disanalah kemahakuasaan Allah SWT terjawab bahwa tak ada satupun makhlukNya yang bisa luput dari kematian.
Innalillahi wainnailaihi rojiun, air mata keluarga mengiringi kepergian Andi Burhanuddin Ukkas Paolai yang dinyatakan meninggal dunia di RS Dr.Wahidin Sudiro Husodo Makassar pada jumat subuh, 24 Juli 2026.
Diketahui bahwa, almarhum meninggal setelah berjuang melawan penyakit yang di deritanya pasca operasi pengangkatan tumor di RS Wahidin pada lima hari lalu.
Hamidah istri almarhum mengisahkan bahwa, suaminya belum lama sakit dan hanya melakukan pemeriksaan rutin di tempat tinggalnya di Kabupaten Pinrang.
Awalnya, dikira sakitnya tidak parah sebab hasil pemeriksaan medis di Pinrang tidak mendeteksi penyakit berbahaya, namun seiring berjalannya waktu kondisi suaminya makin menurun dan melemah bahkan tidak mampu lagi mengkomsumsi makanan melainkan hanya air.
Melihat situasi yang mengkhawatirkan akhirnya kami memutuskan merujuk ke RS Wahidin di Makassar, ujar Hamidah terisak.
Putra Sinjai yang lahir di Dusun Mallenreng, Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba 1971 ini, kini telah tiada.
Ucapan belasungkawa di grup keluarga juga saling bergantian masuk.
Semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT dan diampuni kesalahannya dan Insya Allah husnul khotimah apalagi meninggalnya tepat hari jumat, demikian salah satu bunyi chat di grup keluarga.
Sekadar diketahui bahwa, almarhum ‘Bur’ sapaan akrabnya selama ini bermukim di Kabupaten Pinrang sejak mempersunting gadis Pinrang Hamidah dan almarhum meninggalkan tiga anak.
Sebelumnya jenazah almarhum tadi pagi pukul 09.00 di berangkatkan dari RS Wahidin ke Kabupaten Pinrang dikediamannya untuk selanjutnya proses pemakaman.
Selamat jalan saudaraku, ke alam baqa, Insya Allah surga tempatmu dan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dan kesabaran atas cobaan ini.(yun)
