Makassar, JagadNews.online

Harapan para guru SMA, SMK dan SLB di Sulsel khususnya yang telah mengikuti seleksi bakal calon kepala sekolah (BCKS) pada September 2025 lalu kini hanya tinggal kenangan.
Mimpi meraih kursi kepala sekolah kandas pada seleksi BCKS sebelumnya, bahkan sejumlah guru yang telah mengikuti seleksi tak satupun yang dilantik sebagai defenitif hingga hari ini, sehingga jumlah pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah terus meningkat.
“Saya sudah jenuh menunggu kapan ada pengangkatan kepala sekolah apalagi sudah hampir satu tahun pasca seleksi tapi tak ada hasil, ujar salah satu guru yang ikut seleksi.
Dengan nada pasrah guru tersebut mengatakan harapan kami sudah tertutup jadi kepala sekolah, karena tidak dapat panggilan ikut seleksi kembali, jelasnya.
Mau bilang apa, kami tentu jadi korban sistem karena sudah tidak bisa ikut lagi seleksi sebab usia sudah lewat, kemungkinan banyak yang mengalami nasib serupa, tapi tidak apa-apalah.
Berdasarkan surat yang u beredar Disdik Sulsel yang ditandatangani Kadisdik Sulsel Iqbal Nadjamuddin bernomor : 005/6590/Disdik perihal undangan seleksi BCKS 2026.
Dalam surat tersebut diperuntukan BCKS yang telah memenuhi syarat pada jenjang SMA, SMK dan SLB Disdik Sulsel ikut seleksi BCKS melalui Aplikasi Ruang GTK secara online jadwal Jumat hingga Senin, tanggal 24 – 27 Juli 2026.
Dalam surat tersebut juga disebutkan jika ada hal-hal yang kurang jelas agar menghubungi saudari Zulfamia.
Adapun syarat mengikuti seleksi BCKS terdapat lima point yakni,
*Melampirkan SKP dengan predikat baik selama dua tahun terakhir.
*SK pengalaman manajerial yang diterbitkan selama dua tahun dan khusus PPPK juga melampirkan pengalaman kerja sebagai guru selama delapan tahun.
*Surat keterangan bebas hukuman disiplin yang ditandatangani atasan langsung selama dua tahun terakhir.
*Surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) yang masih berlaku atau paling lama enam bulan sejak masa penerbitan dan
*Pakta integritas bersedia ditempatkan di wilayah yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah.
Menyikapi lima point tersebut, umumnya guru yang akan mengikuti seleksi menghela napas panjang khususnya pada point kelima.
Ini terasa berat dan menyedihkan bagi kami jika nantinya penempatan diluar daerah kami, yah sedih karena akan berpisah keluarga, ujar salah satu guru SMAN di Wajo dan Sinjai.
Kadis Pendidikan Sulsel Iqbal Nadjamuddin yang dikonfirmasi media ini Sabtu 25 Juli 2026 melalui pesan singkat juga belum memberi tanggapan.
Demikian juga Plt Sekdis Mustakim tidak merespon chat yang dilayangkan media ini.
Sementara Plt Kabid GTK Anshar yang dikonfirmasi juga irit bicara.
Anshar tak ingin banyak komentar, dia hanya menyarankan untuk menghubungi Plt Sekdis.
“Sebaiknya kita koordinasi pak Sekdis jika untuk memperoleh keterangan, karena pengelolaan BCKS ada di bagian sekretariat, tulis Anshar melalui pesan singkat.
Salah satu staf Umum dan Kepegawaian Disdik Sulsel, Zulfamia juga memberi keterangan.
Menurutnya, berdasarkan sistem maka usia 55 tahun bisa ikut seleksi dan itu terhitung saat seleksi tengah berlangsung.
Dia juga mengatakan, bagi yang diundang oleh sistem peserta yang lalu tentu bisa ikut dan jika memenuhi syarat administrasi tentu lolos administrasi, ujarnya sembari mengatakan saya kira cukup keterangan saya kanda, tulisnya.
Saya ini hanya menunggu arahan pimpinan, atau pejabat terkait, katanya sembari akan nyetir mobil.(yun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *