Makassar, JagadNews.online
Ada nuansa berbeda dari biasanya di ramadhan ini Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel Dr.Andi Ibrahim resmi melepas jabatannya selaku Sekretaris Disdik Sulsel di sela-sela acara buka puasa bersama di Gedung Guru HM.Jusuf Kalla Kompleks Disdik Sulsel, senin 24 Maret 2025.
Artinya, jabatan Sekdis Pendidikan Sulsel di pastikan akan lowong, hingga ada pengisian jabatan.
Acara pelepasan dan buka puasa bertabur pejabat ada Kadisdik Sulsel Iqbal Nadjamuddin, Kabid SMK Hery Sumiharto, Kabid SMA Muhammad Nurkusuma, Kabid PKLK Sary Diana Muallim, Plt Kabid GTK Mustakim, Kepala PTIKP/Tekkom Riswan Sawedi serta para pejabat eselon IV Disdik Sulsel antara lain, Kasubag Umum Andi Fachruddin serta lainnya.
Bukan hanya itu, pejabat Cabdis I Makassar Asqar dan sejumlah kepala SMA dan SMK se Kota Makassar juga ikut hadir.
Kini Andi Ibrahim telah beralih ke tenaga fungsional dan menjadi staf pengajar di Universitas Negeri Makassar (UNM).
Andi Ibrahim, saat memberi sambutan menghaturkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama, selama dirinya menjadi Sekdis.
“Tapi alhamdulillah saya diperpanjang lagi menjadi tenaga fungsional. Tanggal 1 Februari sudah menerima SK,” jelasnya.
Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu dibenahi dalam pendidikan seperti peningkatan kualitas, smart school dan perluasan akses.
Dia mengakui ada penurunan kelulusan siswa di perguruan tinggi.
Tahun 2023 Sulsel menempati lima besar secara nasional dan tahun 2024 turun ke urutan ke enam dan tahun ini turun lagi ke posisi tujuh nasional.
Hubungan dengan semua stakeholder tetap berjalan sesuai dengan regulasi yang ada, baik hubungan dengan atasan maupun bawahan, tuturnya.
“Untuk Pak Kadis, Andi Ibrahim menyebut jarang ketemu langsung karena masing-masing penuh kesibukan tetapi komunikasi terus berjalan melalui via SMS,” ujar Ibrahim.
Dia menambahkan bahwa kehadiran media sangat membantu selama kegiatan di dinas pendidikan “Dengan adanya media, kita bisa tahu kegiatan apa yang dilakukan oleh teman-teman di Dinas Pendidikan,” tambahnya.
Sementra Kadis Pendidikan Iqbal Nadjamuddin sendiri mengakui bahwa selama menjadi Sekdis, Ibrahim banyak turun ke daerah melakukan pemantauan dan monitoring.
“Kita berharap dengan ditempatkannya sebagai dosen di UNM dapat memberi warna terhadap dunia pendidikan di daerah ini,” kata Iqbal.
Dalam kesempatan tersebut Kadis Iqbal juga mengucapkan kata maaf jika selama ini ada kekurangan dan kekhilafan diantara kita.
Tak ada gading yang tak retak demikian juga tak ada manusia yang sempurna.(budi-yun)
