Jeneponto, JagadNews.online

Perayaan hari raya idul Fitri 1 syawal 1446 H berlangsung meriah di lapangan Stadion Kabupaten Jeneponto yang di hadiri ribuan umat muslim di daerah ini Senin, 31 Maret 2025 kemarin.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Jeneponto, Paris Yasir, dalam sambutannya, mengajak seluruh lapisan elemen masyarakat Turatea, agar kembali bersatu tanpa ada perbedaan lagi, untuk membangun daerah yang kita cintai bersama.
Bupati Jeneponto menekankan pentingnya mempererat hubungan tali silaturahmi, dengan senantiasa mengedepankan jiwa kebersamaan dan persatuan, dalam menggapai cita-cita dalam melanjutkan program pembangunan disegala bidang, demi meningkatkan kesejahteraan daerah.
“Sejalan dengan itu, maka Idul Fitri adalah momen yang paling tepat untuk saling bermaafan dan melupakan segala perbedaan dan mari kita kembali merajut kebersamaan membangun daerah Turatea Jeneponto menjadi Kabupaten yang lebih maju dan sejahtera,” ujar H. Paris Yasir di hadapan ribuan hadirin jamaah Idul Fitri.
Disampaikannya juga bahwa, pada 21 Ramadhan lalu, adalah momentum yang bersejarah bagi Masyarakat Jeneponto, karena pada hari itu terlaksana pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto periode 2025-2030. Pelantikan ini bukan hanya tentang Paris Yasir dan Islam Iskandar, tetapi tentang gigihnya perjuangan dan kesabaran masyarakat Jeneponto.
“Kesabaran yang akan menjadi penolong, Ketenangan yang akan menuntun arah, karena takdir akan mencari jalannya sendiri. Pelantikan ini adalah awal dari perjalanan kami, untuk membangun Jeneponto yang lebih maju, adil dan sejahtera dalam bingkai Visi Jeneponto Bahagia (Berkelanjutan, Tangguh, Berdayasaing, Religius, Inklusif dan Melaju),” tambah Bupati.
Maka dalam momentum Idul Fitri inilah pula, Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir SE MM seraya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh lapisan masyarakat dan pada segenap pihak pihak yang terlibat dalam perhelatan demokrasi Pilkada 2024 lalu.
Dia kembali mengajak agar kepada seluruh lapisan masyarakat Turatea Jeneponto, fokus terhadap tujuan cita cita terwujudnya Visi dan Misi pembangunan di daerah Butta Turatea Jeneponto yang tercinta ini.
Anggaplah perbedaan politik pada pesta demokrasi pada 2024, ibarat warna pelangi yang kini telah sirna dan oleh karena itu mari kita semua bersama-sama membangun daerah yang kita cintai ini, dengan dilandasi semangat persaudaraan dan kearifan lokal a’bulo sibatang accera sitongka tongka, sipakatau, sipakala’biri, dengan memegang teguh budaya siri na pacce, ajaknya.(tawang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *