Jeneponto, JagadNews.online

Warga Arungkeke Kabupaten Jeneponto digegerkan dengan adanya mayat yang mengapung di perairan Punagaya Kecamatan Arungkeke setelah Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto menemukan dan mengevakuasi korban pada Rabu 28 Mei 2025.
Pusdalops-PB BPBD kabupaten Jeneponto Siska Dewi Kartika kepada media mengatakan bahwa, penemuan mayat bernama Alfar Bin Masri umur 3 tahun jenis kelamin laki-laki.
Korban diduga adalah warga Kabupaten Bantaeng.
Korban ditemukan mengapung di perairan Flores, Punagaya, Desa Arungkeke Kecamatan Arungkeke Jeneponto diduga terseret arus.
Kronologis penemuan atas laporan warga yang menelpon BPBD Kab. Jeneponto bahwa nelayan yang sedang mencari ikan di Perairan Flores- Punagaya, Desa Arungkeke, Kec. Arungkeke telah melihat mayat yang mengapung di laut.
Usai menerima laporan warga BPBD Kab. Jeneponto langsung terjun ke lokasi kejadian dan mengevakuasi mayat tersebut sekitar 1,5 mil dari bibir pantai Punagaya Desa Arungkeke, Kec. Arungkeke. Selanjutnya BPBD Kab. Jeneponto berkoordinasi dengan Basarnas Bantaeng terkait penemuan mayat tersebut, karena di Kab. Bantaeng sedang melakukan pencarian korban tenggelam terseret arus selama empat hari sejak Minggu, 25 Mei 2025.
Tim SAR Gabungan bersama keluarga korban dari Kab. Bantaeng menuju lokasi penemuan mayat, setelah berkoordinasi dan keluarga korban melihat mayat tersebut dan memastikan bahwa keluarganya yang telah tenggelam dan hilang.
Selanjutnya mayat tersebut diserahkan kepada keluarganya dan di bawa ke Kabupaten Bantaeng.(jumatang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *